+62 22 4231280 +62811 2001 005
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan tenaga dan peningkatan kualitas pelayanan Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo bandung, dibutuhkan Pegawai Kontrak dan Tenaga Harian Lepas :
Berdaskan Surat Nomor S-4115/KNL.0801/2022 tanggal 21 November 2022 hal Persetujuan Penjualan Barang Milik Negara selain Tanah dan/atau bangunan pada Kementrian Kesehatan Sq. Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung melalui Kantor Pelayanan kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) bandung akan melaksanakan lelang Non Eksekusi Wajib Barang Milik Negara dengan menggunakan Aplikasi Lelang melalui internet tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran tertutp (Closed Bidding) berupa:
Berdasarkan Surat Nomor S-4115/KNL.0801/2022 tanggal 21 November 2022 hal persetujuan Penjualan Barang Milik Negara selain Tanah dan/atau Bangunan pada Kementrian Kesehatan Cq. Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung memaui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung akan melaksanakan lelang Non Eksekusi Wajib Barang Milik Negara dengan menggunakan Aplikasi Lelalng melalui internet tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran secara tewrtutup (closed Bidding) berupa:
1. Bongkaran Gedung (Renovasi, Rehabilitasi dan Restorasi), bongkaran gedung rusak berat pecah belah.
(Harga Limit Rp. 5.145.000, - Uang Jaminan Rp. 2.572.500
Hari dan Tanggal Pelaksanaan Lelang : Senin, 5 Desember 2022
Sehubungan dengan Penerimaan pegawai kontrak Klinik Utama Garut PMN RS Mata Cicendo, Kami umumkan Daftar Peserta yang dapat mengikuti proses selanjutnya :
mengikuti wawancara pada :
Hari : Selasa
Tanggal : 29 November 2022
Waktu : 09.00 - selesai
Tempat : Ruang Rapat SDM Gedung C Lantai 3
Sehubungan dengan hasil keputusan rekrutmen Klinik Utama Garut PMn RS Mata Cicendo Bandung, dengan ini kami meengundang kehadirannya pada:
Hari : Kamis
Tanggal : 1 Desember 2022
Waktu : 13.00 - Selesai
Tempat : Ruang Rapat Direksi Gedung A lantai 3
Sehubungan dengan penrimaan pegawai kontak Klinik Utama garut PMN RS Mata Ciceno Bandung, Kami umumkan daftar peserta yang lulus tes kemampuan dasar (TKD) dan tes kemampuan bidang (TKB), dengan rincian terlampir :
Peserta yang terdaftar agar dapat mengikuti Tes Psikologi pada :
Hari : Senin
Tanggal : 28 November 2022
Waktu : 09.00 WIB - Selesai
Tempay : Ruang Rapat Direktorat SDM, Pendidikan dan Penelitian Gedung C Lantai 3
Sehubungan dengan penerimaan pegawai kontrak Klinik Utama Garut PMN RS Mata Cicendo Bandung, kami umumkan daftar peserta yang lulus seleksi administrasi, dengan rincian terlampir :
HASIL TES KEMAMPUAN DASAR (TKD), TES KEMAMPUAN BIDANG (TKB) DAN TES PRAKTEK PENERIMAAN PEGAWAI KONTRAK KLINIK UTAMA GARUT LINGKUNGAN PMN RS MATA CICENDO BANDUNG TAHUN 2022
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan tenaga dan peningkatan kualitas pelayanan Klinik Utama Garut Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo bandung, dibutuhkan Pegawai Kontrak :
Sehubungan dengan penerimaan pegawai konrak Klinik Utama Garut PMN RS Mata Cicendo Bandung, Kami umumkan daftar peserta yang akan mengikuti tes Praktek, dengan pengumuman ini (terlampir) untuk dapat mengikuti proses selanjutnya sebagai beriukt ini :
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Pegawai Kontrak Klinik Utama Garut PMN RS Mata Cicendo Bandung tahun 2022
Dalam Rangka pemenuhan tenaga dan peningkatan kualitas pelayanan Klinik Utama garut Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, dibutuhkan pegawai kontrak
Pengumuman Penerimaan Pegawai Kontrak Klinik Utama Garut PMN RS Mata Cicendo Bandung tahun 2022
Dalam Rangka pemenuhan tenaga dan peningkatan kualitas pelayanan Klinik Utama garut Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, dibutuhkan pegawai kontrak
Lydia Permata Hilman, dr / Dr. dr. Karmelita Satari, Sp.M (K)
Aniridia adalah salah satu penyakit langka dengan hipoplasia iris dan umumnya bersifat bilateral yang muncul sejak lahir. Insidensi aniridia kongenital berkisar sekitar 1 dari 40.000 hingga 100.000 bayi baru lahir di dunia. Penelitian telah mencatat adanya gen PAX6 terletak pada kromosom 11p13 pada manusia yang diekspresikan pada kornea, lensa, iris, dan retina. Mutasi akan mengakibatkan terjadinya panokular. Aniridia mempengaruhi banyak aspek visual dari kehidupan seseorang. Pemeriksaan ketajaman visual dilakukan untuk menentukan tingkat penglihatan seseorang. Pasien aniridia mengalamai penurunan ketajaman visual berkisar dibawah 20/60 hingga 20/400. Morbiditas visual dari aniridia disebabkan karena multifaktorial yang menyebabkan pasien mengalami berbagai gejala seperti silau, penurunan tajam penglihatan, dan nistagmus. Temuan lainnya yang ditemukan pada pasien aniridia diantaranya adanya katarak, glaukoma, keratopati, dan optic disc hypoplasia.
Kondisi mata yang mengakibatkan gangguan penglihatan pada masa kanak-kanak salah satunya adalah aniridia. Pada tahun 2015 terdapat 252 juta orang di seluruh dunia terganggu secara visual, 19 juta diantaranya adalah anak di bawah usia 15 tahun. Amerika serikat memperkirakan bahwa 0,2% populasi usia sekolah terdiri dari anak-anak dengan low vision. Berdasarkan World Health Organization (WHO) pada International Classification of Disease 10th Revision (ICD 10), low vision didefinisikan sebagai tajam penglihatan kurang dari 6/18 sampai dengan persepsi cahaya atau lapang pandang kurang dari 10° dari titik fiksasi, namun dapat menggunakan penglihatannya dalam menjalankan tugas dimana penglihatannya dibutuhkan. Gangguan penglihatan dekat definisikan sebagai tajam penglihatan dekat kurang dari dari N8 (1.0 M) dalam jarak 40 cm dengan koreksi terbaik.
Gangguan penglihatan penderita low vision pada masa kanak-kanak seringkali memiliki implikasi seumur hidup. Berbagai penelitian menunjukan bahwa gangguan penglihatan pada anak dapat mempengaruhi kualitas hidup sehari-hari, proses belajar di sekolah, dan perkembangan anak. Anak berhak mendapatkan layanan rehabilitasi low vision yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan dan mencapai kualitas hidup yang baik. Berbagai intervensi untuk anak-anak telah dikembangkan, namun dibutuhkan efektivitas intervensi yang baik untuk mencapai hasil yang maksimal. Laporan kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran klinis profil anak dengan aniridia dan memaparkan tatalaksana yang tepat untuk pasien dengan moderate visual impairment dengan Aniridia.
Tatalaksana pasien low vision dengan moderate visual impairment disertai aniridia dengan pemberian kacamata lensa fotokromik untuk memaksimalkan penglihatan dan mengurangi silau. Pasien diberikan edukasi mengenai penyakit dan prognosisnya. Pemilihan alat bantu yang sesuai dengan kebutuhan pasien akan mengoptimalkan fungsi sosial dan kualitas hidup pasien. Kontrol secara teratur diperlukan untuk mengevaluasi kondisi pasien, mencegah komplikasi akibat progresivitas yang akan terjadi, dan evaluasi penggunaan alat bantu lain sesuai kebutuhan yang berubah seiring dengan bertambahnya usia.
DAFTAR PUSTAKA
Visi dan Misi Tahun 2025 - Tahun 2029
Visi
Rumah Sakit Bertaraf Level Asia yang Memiliki Pelayanan Mata Unggulan dengan Pertumbuhan Berkelanjutan
Misi