+62 22 4231280  +62811 2001 005

Informasi dan Artikel

Informasi dan Artikel (106)

Pengumuman ini dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang Pendaftaran dan Seleksi Program Pendidikan Dokter Spesialis pada Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (PPDS RSPPU) Periode I Tahun 2026 - 2027. Sehubungan dengan hal tersebut maka disampaikan informasi sebagai berikut: (selengkapnya silakan klik)

Selasa, 05 Mei 2026 13:04

NAYAN dan Misteri Warna

 

RS Mata Cicendo berkolaborasi dengan Gramedia resmi meluncurkan buku edukasi bertajuk  di Gramedia Trans Studio Bandung tepat pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026. Karya literasi ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak dan orang tua mengenai gangguan penglihatan warna atau buta warna sejak usia dini. Buku ini ditulis Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes dan Dr. dr. Aaron Tigor Sihombing, Sp.U(K). Melalui pendekatan cerita yang ringan dan inspiratif, penulis berupaya memperkenalkan konsep perbedaan persepsi warna dengan cara yang menyenangkan bagi anak-anak.

Pada kesempatan ini, diselenggarakan pula Talkshow Kesehatan Mata bertajuk “Gangguan Penglihatan Warna/Buta Warna pada Anak”. Menghadirkan Dr. dr. Antonia Kartika sebagai narasumber yang mendapat antusiasme dari para peserta untuk bertanya seputar kesehatan mata.

Selain peluncuran buku, acara dimeriahkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh puluhan peserta yang terbagi dalam dua kategori:
• ​Kategori A: Tingkat TK A – TK B.
• ​Kategori B: Siswa kelas 1 – 3 SD.

Seluruh peserta mendapatkan fasilitas penunjang kreativitas seperti crayon dan kertas gambar, serta mendapat voucher kacamata dan voucher pemeriksaan tes buta warna. Hal ini merupakan langkah nyata RS Mata Cicendo dalam memfasilitasi pemeriksaan kesehatan mata bagi masyarakat luas.

Kolaborasi RS Mata Cicendo dan penyedia literasi ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang efektif sekaligus menyenangkan. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan RS Mata Cicendo dan Gramedia untuk menghadirkan program literasi yang edukatif serta bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. ​Kehadiran buku “NAYAN dan Misteri Warna” diproyeksikan menjadi instrumen penting bagi dunia pendidikan dan kesehatan dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini.

Rumah Sakit Mata Cicendo dengan bangga menyelenggarakan Cicendo International Ophthalmology Meeting (CIOM) 2026 dengan tema “Eyes on the Future: Catalyzing Innovation, Collaboration and Research” yang dilangsungkan pada tanggal 18 dan 19 April di Trans Luxury Hotel Bandung, yang dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS. Acara ini bertujuan untuk mendorong Inovasi, Kolaborasi, dan Penelitian. Pertemuan ini berfungsi sebagai platform bagi para dokter mata, peneliti, dan profesional kesehatan mata di Indonesia dan juga seluruh dunia untuk berbagi informasi ilmiah terkini, inovasi, dan pengalaman klinis.


Dengan hadirnya CIOM ini diharapkan dapat memperkuat tanggung jawab bersama dalam upaya penanggulangan kebutaan dan gangguan penglihatan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setidaknya 2,2 miliar orang di seluruh dunia saat ini hidup dengan gangguan penglihatan atau kebutaan, dan hampir setengah dari kasus ini dapat dicegah atau tetap tidak ditangani. Penyebab utamanya termasuk gangguan refraksi yang tidak terkoreksi, katarak, glaukoma, retinopati diabetik, penyakit kornea, dan degenerasi makula terkait usia.
Adapun tujuan dari CIOM adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang kebutaan dan gangguan penglihatan di masyarakat, serta kesadaran akan tanggung jawab, khususna di antara para dokter spesialis mata Indonesia. Untuk menyediakan pendidikan kedokteran berkelanjutan bagi dokter spesialis mata Indonesia melalui kuliah ahli, simposium, lokakarya, dan kursus didaktik.


Pertemuan ini menampilkan pembicara nasional dan internasional, juga pameran yang menampilkan perusahaan-perusahaan yang menampilkan produk dan layanan terkini khususnya dalam bidang oftalmologi maupun lainnya. Para peserta diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya dengan harapan dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari.

PMN RS Mata Cicendo sebagai tuan rumah Seminar ARSAMI

Asosiasi Rumah Sakit Mata Indonesia (ARSAMI) menyelenggarakan Seminar yang dihadiri seluruh anggota di Indonesia dengan tema “Transformasi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengalaman Pasien”,  dibuka oleh Ketua ARSAMI, Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes yang juga Direktur Utama PMN RS Mata Cicendo Bandung .
Pada Kegiatan ini hadir para narasumber dari Kementerian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan, Pengurus ARSAMI, dan juga para praktisi kesehatan.


Para peserta menyambut baik dan antusias mengikuti kegiatan seminar ini karena mengangkat tema menarik khususnya mengenai regulasi atau arah kebijakan yang sedang berkembang saat ini, juga pengalaman praktis di rumah sakit atau di klinik mata.
Semoga dengan hadirnya ARSAMI dapat menjadi wadah koordinasi untuk advokasi kesehatan mata, khususnya dalam kolaborasi dengan regulator seperti Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan.

 

Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung mendapatkan kunjungan dari St. Jude Children‘s Research Hospital pada tanggal 10 April 2026, yang diwakili oleh Dr. Mae Concepcion J. Dolendo, MD, MSc.GCH, FPPS, FPSPO sebagai Program Lead, St. Jude Global Asia Pacific dan Andini Handayani, MPH, MA sebagai Program Manager, Asia Pacific Regional Program.  RS Mata Cicendo menjadi salah satu rumah sakit yang mendapat kunjungan sebagai “Member Institution” dari St. Jude Global Alliance. Kunjungan ini merupakan langkah penting dalam membangun kerja sama antara St. Jude Global dengan RS Mata Cicendo, untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Acara yang dilaksanakan di aula gedung C lantai 4 RS Cicendo  ini dimulai dengan pemberian plakat penghargaan dari RS Mata Cicendo kepada perwakilan dari ST Jude, dan diteruskan dengan sambutan dari Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes selaku Direktur Utama RS Mata Cicendo Bandung. Dalam sambutannya, dr Antonia sangat berterima kasih atas kolaborasi antara RS Mata Cicendo dan St Jude serta berharap dapat meneruskan kolaborasi dengan banyak hal yang dapat dikembangkan serta bertumbuh dalam hal penanganan kesehatan.

Sementara itu, Dr. Mae Concepcion dalam sambutannya menungkapkan bahwa RS Mata Cicendo melakukan kerja yang sangat bagus dalam hal pelayanan kesehatan mata, terutama dalam pelayanan kesehatan mata anak. Menurut Dr. Mae, Indonesia merupakan negara yang penting untuk program penanganan kanker anak, karena jumlah penduduk anak yang banyak, dengan jumlah diagnosa kanker anak mencapai sekitar 10.000 kasus per tahun, termasuk kanker mata pada anak.

Acara dilanjutkan dengan diskusi yang cukup menarik antara kedua belah pihak, membicarakan tentang pengetahuan serta pelatihan untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan lain. Selain itu pihak RS Mata Cicendo mengajak perwakilan ST Jude untuk hospital tour. RS Mata Cicendo berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan pasien serta pertukaran pengetahuan dalam bidang kesehatan.

RS Mata Cicendo mengadakan seminar pada hari Senin (23/02). Seminar dengan tema Mengoptimalkan Komunikasi Tenaga Medis dan Paramedis Kepada Pasien ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pentingnya melakukan komunikasi yang baik oleh tenaga medis dan tenaga keseatan kepada pasien dan keluarganya.

Acara dimulai dengan sambutan oleh dr. Elfa Ali Idrus, Sp.M selaku Direktur SDM, pendidikan dan Penelitian RS Mata Cicendo Bandung. Adapun pemateri seminar adalah Anjari Umarjianto, S. I. Kom, MARS yang merupakan ketua umum PERHUMASRI, Perhimpunan Hubungan Masyarakat Rumah Sakit Indonesia.

Menurut beliau, komunikasi yang efektif dan efisien merupakan kunci dari pelayanan kepada pasien. Pasien datang dengan kondisi antrian panjang, waktu konsultasi terbatas, gejala nyeri dan rasa tidak nyaman, cemas dengan diagnosis, cemas terhadap biaya pengobatan, overthingking karena informasi dari internet, takut divonis penyakit berat, kondisi emosional yang rentan.

Maka sering terjadi gap antara dokter dan pasien. Dokter sudah merasa menjelaskan, pasien merasa tidak didengarkan. Masalahnya bukan pada kompetensi tenaga medis atau tenaga kesehatan, masalahnya adalah pengalaman emosional. Seminar yang dihadiri oleh dokter residen, dokter fellowship, serta siswa PKL dari berbagai kampus dan jurusan kesehatan, seperti farmasi, analis kesehatan dan refraksionis optisi. Pada akhir seminar, Anjari menekankan tentang pentingnya sikap tenang dan tidak terpicu emosi ketika menghadapi pasien yang merasa tidak didengarkan.

 

( oleh : Tim Kerja Hukum dan Humas RS Mata Cicendo)

 

Sehubungan dengan penerimaan pegawai Refraksionis Optisien penempatan Klinik Mata Cicendo - RS. Bhayangkara Indramayu, kami umumkan daftar peserta yang lulus seleksi dengan rincian sebagaimana terlampir : klik disini

Sehubungan dengan penerimaan pegawai Refraksionis Optisien penempatan Klinik Mata Cicendo - RS. Bhayangkara Indramayu, kami umumkan daftar peserta yang dapat mengikuti proses selanjutnya sebagai berikut :

klik disini 

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI REFRAKSIONIS OPTISIEN PENERIMAAN PEGAWAI PMN RS MATA CICENDO BANDUNG TAHUN 2026

 

Sehubungan dengan penerimaan pegawai Refraksionis Optisien penempatan Klinik Mata Cicendo - RS. Bhayangkara Indramayu, kami umumkan daftar peserta yang dapat mengikuti proses selanjutnya

klik infonya 

Pengumuman Penerimaan Refraksionis Optisien Klinik Mata Cicendo - RS. Bhayangkara Indramayu PMN RS Mata Cicendo Bandung


Klik untuk informasi lebih lanjut

Halaman 1 dari 8

Visi dan Misi

Visi dan Misi Tahun 2025 - Tahun 2029

Visi

Rumah Sakit Bertaraf Level Asia yang Memiliki Pelayanan Mata Unggulan dengan Pertumbuhan Berkelanjutan

Misi

  1. Memperbaiki fasilitas pendukung dan waktu tunggu pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pasien
  2. Meningkatkan produktivitas kerja dengan melakukan perbaikan sistem remunerasi, pelatihan dan pengembangan karir yang berkeadilan
  3. Standarisasi pelayanan dengan Panduan Praktek Klinis (PPK) dan clinical pathway
  4. Memperbaiki sistem, proses dan manajemen operasional rumah sakit secara efektif dan efisien melalui digitalisasi pelayanan
  5. Mengampu rumah sakit daerah untuk turut serta dalam peningkatan kapabilitas jaringan rumah sakit dalam skala nasional secara merata
  6. Meningkatkan kemampuan penyelenggaraan pendidikan dan penelitian untuk mendukung pengembangan layanan berbasis riset

 

Visitor

Today18
Yesterday23
This week212
This month157
Total2588357

Who Is Online

1
Online

 

Jl. Cicendo No. 4, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat - 40117

Instalasi SIMRS 2022 © Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo. All Rights Reserved.