+62 22 4231280  +62811 2001 005

Selasa, 08 Agustus 2023 11:01

Fisiologi Persepsi Visual

Rate this item
(0 votes)

Fisiologi Persepsi Visual

Willy Agung Rustyawan, dr /  dr. Dianita Veulina Ginting, Sp.M

PMN RS Mata Cicendo Bandung / Ilmu Kesehatan Mata FK UNPAD

I.  Pendahuluan

Sistem penglihatan merupakan aspek fungsi fisiologis yang penting untuk keberlangsungan kehidupan manusia. Ruang lingkup penglihatan meliputi pencahayaan, sensitivitas kontras, persepsi warna, persepsi kedalaman, dan persepsi gerak yang semuanya terintegrasi sebagai persepsi visual. Kortek visual merupakan pusat dari proses interpretasi komponen persepsi visual.1-3

Persepsi visual merupakan suatu proses akhir pengolahan respon sensorik yang diterima oleh retina di korteks visual. Beberapa kelainan persepsi visual antara lain kesulitan dalam interpretasi objek, warna, jarak dan benda yang bergerak. Pemahaman kelainan persepsi visual penting karena mempengaruhi kualitas hidup.1,4,5

Sistem penglihatan menghasilkan informasi visual dengan persepsi yang berbeda meliputi gerakan, warna, dan kedalaman. Individu dengan kelainan persepsi visual dapat mengeluhkan sulitnya mengenali objek, menentukan warna, menentukan jarak, atau melihat benda bergerak.6-8 Tujuan sari kepustakaan ini untuk memahami komponen-komponen dalam proses persepsi visual.

I.    Fisiologi Persepsi Visual

Proses visual merupakan kemampuan untuk mengenali objek dan mengelola informasi objek tersebut. Proses visual terdiri dari beberapa tahap antara lain menentukan lokasi objek, pembedaan antar objek, pengenalan objek, pengidentifikasian objek, serta penunjukan lokasi spasial. Proses visual memiliki peran pada pergerakan, pola, dan warna benda serta integrasi informasi objek dalam input visual. Hasil proses visual penting untuk seorang individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya.8-10

Persepsi visual merupakan hasil konversi korteks visual otak dengan menafsirkan sinar cahaya dari lingkungan yang difokuskan pada makula retina. Aspek utama persepsi visual yaitu, ketajaman visual, penglihatan warna, penglihatan malam, persepsi gerakan, dan persepsi kedalaman. Spektrum cahaya merupakan spektrum elektromagnetik dengan panjang gelombang antara 390 nm dan 750 nm. Retina memiliki fungsi menerima spektrum cahaya oleh fotoreseptor retina, yaitu  sel batang dan sel kerucut.5,11,12

Fotoreseptor retina merupakan bagian retina yang sensitif terhadap rangsangan cahaya. Sel batang dan sel kerucut merupakan bagian fotoreseptor dari retina yang memiliki perbedaan pada morfologi, pigmen, dan distribusi. Fotoreseptor sel batang sensitif terhadap visualisasi dalam cahaya redup atau skotopik, sedangkan sel kerucut sensitif terhadap cahaya terang atau fotopik.6,13,14

KLIK LINK ARTIKEL SELENGKAPNYA

 

Read 3902 times Last modified on Selasa, 08 Agustus 2023 11:15
Login to post comments

Visi dan Misi

Visi dan Misi Tahun 2025 - Tahun 2029

Visi

Rumah Sakit Bertaraf Level Asia yang Memiliki Pelayanan Mata Unggulan dengan Pertumbuhan Berkelanjutan

Misi

  1. Memperbaiki fasilitas pendukung dan waktu tunggu pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pasien
  2. Meningkatkan produktivitas kerja dengan melakukan perbaikan sistem remunerasi, pelatihan dan pengembangan karir yang berkeadilan
  3. Standarisasi pelayanan dengan Panduan Praktek Klinis (PPK) dan clinical pathway
  4. Memperbaiki sistem, proses dan manajemen operasional rumah sakit secara efektif dan efisien melalui digitalisasi pelayanan
  5. Mengampu rumah sakit daerah untuk turut serta dalam peningkatan kapabilitas jaringan rumah sakit dalam skala nasional secara merata
  6. Meningkatkan kemampuan penyelenggaraan pendidikan dan penelitian untuk mendukung pengembangan layanan berbasis riset

 

Visitor

Today25
Yesterday23
This week219
This month164
Total2588364

Who Is Online

1
Online

 

Jl. Cicendo No. 4, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat - 40117

Instalasi SIMRS 2022 © Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo. All Rights Reserved.