+62 22 4231280  +62811 2001 005

×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 62

Selasa, 29 Oktober 2019 13:26

Peduli Kesehatan Mata – Hari Penglihatan Sedunia 2019

Rate this item
(0 votes)

Hari Penglihatan sedunia (World Sight Day) mulai diperingati pertama kali oleh Lions Club pada 1988, kemudian diambil alih oleh WHO karena masih tingginya angka kebutaan dan gangguan penglihatan di dunia.  Agar masyarakat peduli kesehatan mata, maka dibuatlah World Sight Day ini yang diperingati setiap Hari Kamis Minggu Kedua di Bulan Oktober setaip tahunnya.  

Tujuan Hari Penglihatan Sedunia untuk menurunkan angka kebutaan dan gangguan penglihatan di dunia yang menurunkan pula produktifitas seseorang.  Jadi kita harus melakukan semacam campaign peduli kesehatan mata, tidak hanya orang kesehatan saja.

Tema World Sight Day tahun ini adalah Vision First yang maksudnya Mari kita mengutamakan kesehatan mata.  Kalau misal ada orang tua, anak sekolah, orang dengan diabetes, orang dengan hipertensi, maka harus segera memeriksakan kesehatan matanya.

Di dunia ada 285 juta orang dengan gangguan penglihatan, 14 % mengalami kebutaan.  Di Indonesia menurut survei 2014 – 2015 ternyata ada 3 % orang dengan gangguan penglihatan yang menyebabkan kebutaan padahal itu bisa diobati. 

Masyarakat belum seluruhnya sadar dengan kesehatan matanya, sehingga akan ke dokter ketika ada keluhan saja.  Padahal dalam kesehatan preventif dan promotif itu sangatlah penting.  Seharusnya dari awal atau sejak anak-anak dilakukan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya kebutaan atau gangguan penglihatan.  Sebelum sakit sebaiknya periksakan secara berkala kesehatan kita. 

Gangguan penglihatan khususnya kebutaan saat ini penyebab paling tinggi adalah karena katarak.  Indonesia masuk nomor 2 atau no 3 untuk kasus kebutaannya.  Kemudian kelainan refraksi dimana seharusnya seseorang menggunakan kacamata dan paling sering pada anak-anak, ternyata tidak diberi koreksi kacamata saat awal yang pada akhirnya dapat menyebabkan kebutaan.  Lalu, karena Glaukoma yaitu tekanan yang tinggi pada bola mata sehingga menyebabkan kerusakan pada saraf mata.  Dan sekarang yang paling banyak peningkatan adalah karena kelainan retina yang paling banyak disebabkan karena diabetes juga hipertensi.  Penyakit diabetes saat ini tren nya sangat meningkat yang kemudian dapat berdampak ke mata yang juga dapat berdampak terjadinya kebutaan.

oleh : dr Irayanti, SpM(K), MARS

Read 2509 times Last modified on Selasa, 29 Oktober 2019 14:46
Login to post comments

Visi dan Misi

Visi dan Misi Tahun 2025 - Tahun 2029

Visi

Rumah Sakit Bertaraf Level Asia yang Memiliki Pelayanan Mata Unggulan dengan Pertumbuhan Berkelanjutan

Misi

  1. Memperbaiki fasilitas pendukung dan waktu tunggu pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pasien
  2. Meningkatkan produktivitas kerja dengan melakukan perbaikan sistem remunerasi, pelatihan dan pengembangan karir yang berkeadilan
  3. Standarisasi pelayanan dengan Panduan Praktek Klinis (PPK) dan clinical pathway
  4. Memperbaiki sistem, proses dan manajemen operasional rumah sakit secara efektif dan efisien melalui digitalisasi pelayanan
  5. Mengampu rumah sakit daerah untuk turut serta dalam peningkatan kapabilitas jaringan rumah sakit dalam skala nasional secara merata
  6. Meningkatkan kemampuan penyelenggaraan pendidikan dan penelitian untuk mendukung pengembangan layanan berbasis riset

 

Visitor

Today25
Yesterday23
This week219
This month164
Total2588364

Who Is Online

1
Online

 

Jl. Cicendo No. 4, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat - 40117

Instalasi SIMRS 2022 © Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo. All Rights Reserved.